Seiring dengan meningkatnya tren memperlakukan hewan peliharaan sebagai anggota keluarga, peran mereka dalam kehidupan sehari-hari bergeser dari penjaga fungsional menjadi pendamping emosional. Transformasi ini mendorong struktur konsumsi baru yang berpusat pada hewan peliharaan, terutama dalam hal-hal seperti kebersihan dan kerapian rumah. Produk kebersihan hewan peliharaan sekali pakai, dengan kemudahan penggunaannya, frekuensi penggunaan yang tinggi, dan keunggulan sanitasinya, telah menjadi salah satu segmen dengan pertumbuhan tercepat dalam industri hewan peliharaan.
Menurut data, pasar perawatan hewan peliharaan global mencapai USD 25,937 miliar pada tahun 2024. Pasar ini diproyeksikan tumbuh dari USD 27,342 miliar pada tahun 2025 menjadi USD 42,775 miliar pada tahun 2032, dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) sebesar 6,60% selama periode perkiraan. Dibandingkan dengan makanan atau mainan hewan peliharaan tradisional, produk kebersihan sekali pakai lebih cocok untuk lingkungan dalam ruangan perkotaan, dengan tingkat pembelian ulang yang tinggi dan loyalitas konsumen yang kuat.
Pasar negara berkembang sedang mengalami lonjakan konsumsi hewan peliharaan, dengan Asia Tenggara, Amerika Latin, dan Timur Tengah mengalami pertumbuhan permintaan yang pesat. Di Asia Tenggara, kepemilikan hewan peliharaan dan adopsi e-commerce meningkat secara bersamaan, mendorong meluasnya penggunaan produk pembersih. Di Amerika Latin dan Timur Tengah, keluarga menjadi lebih reseptif terhadap produk kebersihan dasar, sehingga mempercepat penggunaan alas hewan peliharaan dan tisu basah sekali pakai setiap hari. Di Tiongkok dan India, generasi muda pemilik hewan peliharaan menyukai produk yang praktis, bergaya, dan multifungsi. Tren media sosial dan rekomendasi influencer semakin mendorong peningkatan konsumsi. Dengan latar belakang urbanisasi, kepemilikan hewan peliharaan dalam ruangan telah menjadi hal yang umum, menciptakan permintaan yang tinggi akan produk kebersihan sekali pakai.
Sementara itu, keberlanjutan dan penyempurnaan produk telah muncul sebagai prioritas kompetitif baru. Semakin banyak konsumen yang memilih opsi ramah lingkungan seperti kemasan yang dapat terurai secara hayati dan bebas plastik. Pasar juga menyaksikan peningkatan solusi yang spesifik untuk berbagai skenario dan berbeda — termasuk tisu khusus untuk hewan peliharaan sensitif, alas pipis yang ramah perjalanan, dan popok hewan peliharaan dengan ukuran khusus — untuk memenuhi beragam kebutuhan pengguna.
Di tengah pesatnya pertumbuhan pasar produk hewan peliharaan sekali pakai, pabrik-pabrik dengan kemampuan manufaktur dan R&D independen memainkan peran penting. Jiayue, dengan pengalaman lebih dari satu dekade di industri higiene sekali pakai, mengoperasikan fasilitas modern seluas 20.000㎡ yang dilengkapi dengan lini produksi berkecepatan tinggi yang sepenuhnya otomatis. Dengan kapasitas yang stabil dan waktu tunggu yang fleksibel, Jiayue secara efisien memenuhi permintaan global akan produk yang beragam dan dapat disesuaikan. Menanggapi tren konsumen yang terus berkembang, Jiayue terus berinovasi dengan meluncurkan pembalut hewan peliharaan sekali pakai yang ramah lingkungan, tisu basah, dan kantong kotoran hewan peliharaan, sekaligus menawarkan layanan OEM/ODM yang komprehensif — memberdayakan klien untuk memanfaatkan peluang pasar dan meraih keunggulan kompetitif.